Minggu, 26 September 2010

Mengurai Cinta Menjadi Perbuatan

Wajahnya kehitaman. Wajahnya pun jauh dari cantik. Usianya tak bisa lagi dibilang muda. Waktu pertama kali masuk ke rumah perempuan itu, hampir saja lelaki itu percaya ia berada di rumah hantu. Lelaki tampan itu pun sejenak ragu. Sanggupkah ia menjalani keputusannya??? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun risikonya. Suatu saat perempuan itu berkata padanya, “Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari perempuan idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri.” Tapi lelaki itu malah menjawab, “Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi.

Rabu, 08 September 2010

BERMIMPILAH - kita bisa ! ! !

Untuk melangkah maju, kita memerlukan mimpi karena Mimpi tidak hanya membantu berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi secara konstan.
terkadang kita hanya berpikir hidup sudah ada yang mengatur dan kita tinggal menjalankan. itu salah, karena impian kita sekarang adalah kenyataan dihari esok. hidup kita akan berwarna jika disertai mimpi dan obsesi. kalau kita tak punya tujuan untuk apa kita hidup, saya yakin, hidu kita akan terasa tak berarti dan sangat monotor yang pastinya sangat hambar.
untuk meraih mimpi dan obsesi yang kita punya, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. kita memerlukan ketekunan, ketelatenan, keuletan serta kesabaran untuk mencapai yang kita harapkan. Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.
kita bisa, jika kita berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.

Sabtu, 28 Agustus 2010

Face to Face

Awan hitam menutupi birunya langit. Gemercik air hujan kian menggema. Andai bisa terjadi, kuingin semua beban dan masalahku ikut hanyut terbawa air yang mengalir. Entah mengapa hari ini suasana hatiku begitu gundah. Sesuatu yang baru kuketahui meambah beban pikiranku kini.
Kuingat awal masuk kelas XI. Aku mendapat banyak teman baru, salah satunya adalah Deni. Sang ketua OSIS yang selalu bersikap bijaksana, pendiam juga cerdas. Menurutku Deni tergolong cowok misterius. Dia tak pernah mengatakan sesuatu yang pribadi didepan teman-temannya. Meski satu kelas, aku tak begitu akrab dengannya. Disamping dia sibuk dengan kegiatannya, aku juga bingung menentukan topik kalau mau ngobrol dengannya. Kami lebih sering berbalas senyum.

TERLENA

kutak mengerti apa yang telah terjadi
Entah darimana awal mulanya
Tatapan yang menusuk hati
menggetarkan adrenalin
Degup jantung tak terkendali
Berulang tuk kesekian kali
Kusendiri tak mengira
dirinya masuk ke relung hatiku
aku melayang dibuatnya
dua mata beradu pandang
tanpa kata
tanpa isyarat
seuntai senyum terlempar darinya
sungguh ku terlena

by: mifta resti Kh

Selasa, 24 Agustus 2010

DIUJUNG USIA

Dia tak pernah tahu
Aku masih disini
Setia menantinya
Meski berulang kali
Ku terluka olehnya

Cinta ini takkan rapuh
Rasa ini takkan pudar
Selalu ku tunggu
Kehadirannya disisiku

Kan kugenggam erat-erat
Kan kusimpan hingga nanti
Hingga ujung usiaku

by: MIFTA RESTI KH