Ki Hadjar Dewantara (KHD) membedakan kata Pendidikan dan Pengajaran dalam memahami arti dan tujuan Pendidikan. Menurut KHD, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari Pendidikan. Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Jadi menurut KHD (2009), “pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya”
Tampilkan postingan dengan label TeacherDiary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TeacherDiary. Tampilkan semua postingan
Selasa, 19 November 2024
Kamis, 03 Oktober 2024
NOTULEN RAPAT PEMETAAN ASET
NOTULENSI RAPAT PEMETAAN ASET/ SUMBER DAYA
SD NEGERI 2 KARANGNANGKA
BERSAMA KEPALA SEKOLAH
Hari, Tanggal : Sabtu, 31 Agustus
2024
Tempat : Ruang Tamu
Waktu : 11.00 WIB
I. Peserta
1. Calon
Guru Penggerak
2. Kepala
Sekolah
II. Agenda
Kegiatan
1. Melaporkan
tugas identifikasi asset dan sumber daya sekolah
2. Diskusi
identifikasi dan pemetaan aset SD Negeri 2 Karangnangka
Senin, 12 Februari 2018
RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 revisi 2017
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SD Negeri Pekanbaru
Kelas
/Semester : I/1 (satu)
Tema
1 /Subtema 2 : 1. Diriku/ Tubuhku
Pembelajaran :
1
Alokasi Waktu : 5 X 35 menit (1 x Pertemuan)
A. Kompetensi
Inti (KI)
1.
Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2.
Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan
percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
3.
Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar, melihat,
membaca dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di
sekolah.
4.
Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis,
dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
Sabtu, 26 Maret 2016
Keterampilan dari serbuk gergaji
Kali ini siswa kelas IV membuat keterampilan hiasan dari serbuk gergaji.
Peralatan : serbuk gergaji, pewarna, lem kayu, botol, spidol
Pertama, sehari sebelum pelaksanaan kegiatan, siswa secara berkelompok mencari serbuk gergaji, kemudian diberi pewarna dengan tiga baian yang berbeda.
Kedua, ketika pelaksanaan pertama kali adalah siswa membuat pola gambar menggunakan spidol.
Ketiga, setelah pola dibuat, siswa mengolesi lem pada botol.
Rabu, 23 Maret 2016
Kamis, 25 Februari 2016
Karang Pamitran
Pramukaan.
Yap, karang pamitran itu kegiatan pertemuan pembina pramuka. Setiap sekolah mengirimlan dua perwakilan guru muda untuk diikutkan kegiatan yang diadakan kwartir ranting.
Kegiatannya dua hari. Hari pertama lebih banyak diskusi tentang pengajaran pramuka di sekolah. Juga teori-teori dalam pramuka (khususnya siaga dan penggalang). Sepanjang hari banyak komentari "O..." panjang. Ternyata masih banyak pengetahuan kepramukaan yang belum diketahui. Selain itu ada beberapa hal yang salah arti. Misal: slempang TKK dalam pesta siaga termyata hanya dipakai saat upacara. Kemudian soal tanda TKU, TKU dan TKK boleh dipasang di seragam ketika siswa sudah lulus uji SKU siaga bantu. Daaaaan banyak lainnya.
Di hari kedua itu kegiatan di lapangan. Belajar tata cara upacara latihan siaga dan penggalang, terus baris-berbaris, juga penghormatan dengan tongkat. Dan... Hmmm apa lagi ya? Oh iya, latihan buat game untuk siswa. Seruuuu.... Pemgkondisian kegiatannya dibuat semacam pesta siaga, jadinya asik.
Pengalaman baru. Ilmu baru. :)
Jadi sulung. Baca dwi darma.
Selfie sama guru-guru kece sebelum kegiatan.
Foto satu regu (nggak lengkap)
Jumat, 19 Februari 2016
Suporter bola
Bahagia. Kegiatan hari ini adalah ikut dampingi siswa tanding sepak bola tingkat distrik dalam rangka popda. Harus menempuh sekitar setengah jam menuju lokasi pertandingan. Biar rame suporternya, sekolah nggiring siswa kelas IV dan V. Yap, nyewa 3 angkot untuk kesana. Pertandingan pertama lawan kecamatan sebelah menang 3-0. Pertandingan selanjutnya menang 2-0 yang diwarnai fengan hujan yang sangat deras. Pemain lebih semangat, penontonnya pun kegirangan. Liat anak-anak susah dikendalikan akhirnya dibiarin hore hore di tengah guyuran hujan Dan akhirnya pada babak final menang 3-0. Alhamdulillah..... Tinggal nunggu pertandingan tingkat kabupaten :)
Rasanya udah lama banget nggak teriak sorak-sorak di lapangan, dan tadi ngompori siswa 2 kelas buat nyuporterin sehebohnya. Hahaha #gurumacamapaini
Rasanya udah lama banget nggak teriak sorak-sorak di lapangan, dan tadi ngompori siswa 2 kelas buat nyuporterin sehebohnya. Hahaha #gurumacamapaini
Jumat, 08 Januari 2016
Horeee
Berstatus nyata menjadi seorang guru itu banyak berbeda dengan apa yang dilakukan semasa mencari bekal di perguruan tinggi. Dulu belajar mati-matian soal teori pembelajaran dan segala hal yang leterleg. Sementara kini, setiap pembelajaran berdasar kondisi siswa. Aku tak lagi mengejar nilai ataupun target pembelajaran seperti yang tertera dalam program semester. Sekarang, aku lebih memilih mencari cara bagaimana agar setiap anak yang menjadi tanggungjawabku bisa memahami apa yang kusampaikan. Lalu, hal paling membahagiakan adalah ketika sedang mengoreksi jawaban bersama di depan kelas, mereka kompakan berteriak "Horeeee..." saat jawabannya benar.
Senin, 04 Januari 2016
Pertama
Di semester pertama berstatus sebagai guru, rasanya belum menganggap ini adalah pekerjaan, melainkan suatu pengalaman. Pembelajaran bagaimana menjadi seorang guru.
Resolusi
Semester baru. Hari pertama masuk ke semester 2 aku bertekad bahwa semester ini harus lebih baik dari semester kemarin. Kecewa dengan diri sendiri karena nilai raport siswa sata-rata tertinggi 80, dan hanya satu siswa. Lainnya? Bahkan banyak yang kurang memuaskan.
Di semester ini perlu dipersiapkan segalanya lebih matang. Mulai dari program semester, rencana pembelajaran, hingga pendekatan kesulitan belajar mereka.
Semoga.
Iya.
Semoga prestasi belajarnya meningkat.
Amiin.
Jumat, 18 Desember 2015
Keterampilan membuat Tempat Pensil dari Kertas
Membuat keterampilan setelah UAS. siswa-siswi kelas IV berlatih membuat tempat pensil sederhana dari kertas karton.
Membuatnya mudah sekali.
Pertama siapkan kertas karton, kemudian pada satu sisinya dilukis gambar sesuai kreativitas siswa.
Setelah digambar, baru dibentuk menjadi tempat pensil bentuk tabung.
Kamis, 10 Desember 2015
Langganan:
Postingan (Atom)











