Senin, 26 Oktober 2026

Dokumen Refleksi Tindak Lanjut pada PMM (Platform Merdeka Mengajar)

 Dokumen Refleksi Tindak Lanjut pada PMM (Platform Merdeka Mengajar) berdasarkan topik modul Kreativitas dan Inovasi :

1. Apa inspirasi baru yang Anda dapatkan dari upaya tindak lanjut? Dari mempelajari modul ini, saya mendapatkan inspirasi bahwa menumbuhkan minat dan nalar kritis siswa tidak selalu membutuhkan metode yang rumit, melainkan melalui strategi pertanyaan pemantik ( pertanyaan terbuka ) dan komunikasi afirmatif . Saya terinspirasi untuk mengubah cara memberikan instruksi pembelajaran agar tidak sekadar memberi perintah, tetapi membangun ruang eksplorasi di mana siswa merasa aman untuk bertanya, mencoba hal baru, serta berani mengemukakan ide-ide kreatif tanpa takut salah.

2. Apa kemajuan yang berhasil Anda capai dari upaya tindak lanjut yang Anda lakukan?

  • Peningkatan Keberanian Berpendapat: Siswa yang sebelumnya pasif dan kurang percaya diri mulai menyampaikan pemikirannya setelah menerapkan teknik instruksi yang berani memicu diskusi interaktif.

Contoh Isi Refleksi dan Evaluasi Tindak Lanjut

 1. Apa inspirasi baru yang Anda dapatkan dari upaya tindak lanjut? 

Dari pelatihan dan umpan balik yang diterima, saya mendapatkan inspirasi untuk menerapkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan terstruktur. Salah satunya adalah penggunaan metode Think-Pair-Share dan koin bicara ( Talking Chips ) untuk memfasilitasi siswa yang kurang percaya diri agar berani berpendapat tanpa tekanan. Selain itu, saya terinspirasi untuk memanfaatkan pengatur waktu visual dan kesepakatan kelas yang lebih jelas untuk mengoptimalkan waktu manajemen serta mengarahkan energi siswa yang sering mengganggu menjadi peran yang lebih produktif di kelas.

2. Apa kemajuan yang berhasil Anda capai dari upaya tindak lanjut yang Anda lakukan?

  • Partisipasi Siswa: Terjadi peningkatan keberanian pada siswa yang tadinya pasif untuk mulai berbicara dalam kelompok kecil sebelum menyampaikan ide di depan kelas.

Selasa, 19 November 2024

Asas Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

 Ki Hadjar Dewantara (KHD) membedakan kata Pendidikan dan Pengajaran dalam memahami arti dan tujuan Pendidikan. Menurut KHD, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari Pendidikan. Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Jadi menurut KHD (2009), “pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya”

Kamis, 03 Oktober 2024

HASIL PEMETAAN ASET GURU PENGGERAK

 

RANGKUMAN HASIL

IDENTIFIKASI DAN PEMETAAN ASET

SD NEGERI 2 KARANGNANGKA

 

 

1.  MODAL MANUSIA

a.   Kepala Sekolah yang memiliki kualifikasi S1 dan bersertifikasi, mempunyai semangat yang tinggi untuk kemajuan sekolah.

b.  Terdapat 6 Guru ASN, 2 Guru Honorer, 1 CGP, dan 5 guru bersertifikasi.

c.   Siswa memiliki semangat belajar dan berprestasi dapat menunjang pembelajaran ke arah yang lebih baik.

d.  Wali murid, komite, dan tokoh masyarakat mendukung penuh program-program sekolah yang berpihak pada murid.

NOTULEN RAPAT PEMETAAN ASET

 NOTULENSI RAPAT PEMETAAN ASET/ SUMBER DAYA

SD NEGERI 2 KARANGNANGKA

BERSAMA KEPALA SEKOLAH

 

Hari, Tanggal  : Sabtu, 31 Agustus 2024

Tempat          : Ruang Tamu

Waktu            : 11.00 WIB

I.     Peserta

1.    Calon Guru Penggerak

2.    Kepala Sekolah

 

II.   Agenda Kegiatan

1.    Melaporkan tugas identifikasi asset dan sumber daya sekolah

2.    Diskusi identifikasi dan pemetaan aset SD Negeri 2 Karangnangka