Tampilkan postingan dengan label catatanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catatanku. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 November 2019

Hari ke -80

Hari ini tepat delapan puluh hari kita bersama. Memang belum apa-apa dibandingkan dengan kebersamaan kita hingga syurga nanti (aamiin, insyaAllah). Tak pernah bosan untuk mengucap, terima kasih karena memilihku, sayang.
Dalam kurun waktu ke belakang, begitu banyak hal yang menjadi catatan untuk belajar tentang membangun rumah tangga. Kita belum lama saling tahu. Tiga tahun bukanlah waktu yang lama untuk berkenalan. Bahkan kita baru saling mengenal lebih dalam ketika kamu telah sah menjadi imam untukku. Kamu yang selalu rapi, peka, dan disiplin harus menghadapiku yang cuek, nggak peka, dan lola. Sepanjang hari, kamulah yang lebih banyak memberi tahu dan membimbing. Dan lagi-lagi aku merasa tak pantas menjadi istrimu.

Jumat, 02 Agustus 2019

Dua Agustus

Bulan yang ditunggu telah tiba. Bulan yang akna menjadi saksi atas segala penantian, kebimbangan, dan upaya memantapkan hati.
Kamu, lelaki yang sudah berjuang untukku, tak ada satu kalimat yang tepat untuk menggambarkan bagaimana bahagianya aku bisa memperoleh calon imam sepertimu. Jika mencari yang sempurna, sampai kapanpun pasti akan selalu melihat yang lebih dan lebih. Namun saat mengenalmu, aku yakin kamu akan berusaha menjadi sosok imam seperti yang didambakan oleh setiap wanita.
Hari itu hampir tiba. Siap tidak siap, harus berusaha untuk memperbaiki diri. Menyiapkan hati untuk bisa lebih tunduk kepada seorang lelaki (imam).

Minggu, 05 Mei 2019

Ketika tanggal sudah digenggam

Pernikahan menjadi hal yang begitu sensitif dan berat untuk dibicarakan. Namun cepat atau lambat semua akan melewati fase tersebut. Ya, akhirnya kita berada pada titik ini. Ketika kesibukan mulai menyapa, tentulah kita juga harus memikirkan kemana hubungan ini kan bermuara.

Kamis, 18 April 2019

Ada kamu disisiku

Rasa syukurku kian hari kian menggunung. Sungguh, betapa baiknya Allah padaku. Betapa sayangnya Dia padaku hingga mengirim sosok malaikat berbentuk kamu. 
Siang ini kamu baru pulang kerja, mampir ke rumahku. Kamu baru saja kembali dari tempat kelahiranmu, kita ngobrol sedikit banyak, hingga akhirnya celotehanku menjadi dongeng pengantar tidurmu. Kamu tiba tiba saja tertidur di sofa, dengan nyaman.

Kamis, 21 Maret 2019

Menuju gerbang kemenangan

Program pendidikan yang kita jalani setahun belakangan, kini telah usai. Maka, tiba waktunya untuk meraih mimpi mimpi yang dinanti. Kita memulai sebuah peperangan, perlombaan, persaingan. Berharap kita terdua dapat melangkah bersama menuju gerbang kemenangan itu. Ternyata Tuhan baru memberi kesempatan salah seorang dari kita yang melangkah terlebih dahulu. Beruntung, kamulah orangnya. Selamat membuka kehidupan baru di tempat kelahiranku. Kelak, kuharap kita akan terus bersama di tempat ini, hingga menua seraya berbagi kasih.

Sabtu, 12 Januari 2019

Sekolah Inspirasi Pedalaman goes to Pesangkalan







Hari ini (12/01) teman-teman relawan Sekolah Inspirasi Pedalaman kembali mengadakan kegiatan di salah satu sekolah yang berada di Banjarnegara, yakni SDN 1 Pesangkalan. Sekolah ini sebenarnya bukan sekolah pedalaman, juga sudah melepas statusnya dari sekolah daerah terpencil. Tujuan para relawan @sipbanjarnegara ini adalah untuk berbagi semangat belajar dan menginspirasi anak-anak di sana. Untuk menempuh sekolah ini memerlukan waktu hampir satu jam perjalanan dari kota melewati hutan pinus dan perkebunan dengan medan yang curam, beruntung semua jalan sudah aspal. Sepanjang jalan pun dimanjakan dengan pemandangan yang indah karena suasana masih asri dan lokasi tujuannya berada di puncak bukit.

Kamis, 20 September 2018

DuapuluhSeptember

Hari ini kita membuka percakapan yang telah lama kita tinggalkan. Atau lebih tepatnya mendiskusikan sesuatu yang sebelumnya hanya terbang pada pikiran masing-masing. Mau di bawa kemana hubungan kita? membangun hubungan di rumahku, rumahmu atau mencari jalan tengah? harus ada kelapangan hati bagi kita berdua untuk memutuskan.
Benar. ini bukan perkara mudah karena satu langkah yang kita tapaki sekarang, akan berdampak pada masa depan kita. Istikharah kita lakukan memohon petunjuk terbaik dariNya.

Senin, 02 Juli 2018

DuaJuli

Menerimamu masuk ke dalam hidupku adalah sebuah keputusan berharga. Aku tahu diluar sana ada yang mengharapkanku untuk bersanding disisinya. Namun kutahu, hati ini memilihmu untuk kau jaga. Aku tahu jika harus ada perasaan lain yang tersakiti. Dan itulah resiko yang harus kuhadapi. Jika diminta memilih yang terbaik, mungkin orang lain ada yang lebih darimu, namun aku ingin berhenti di kamu. Bagiku, kamu sudah lebih dari yang kuharapkan.

Jagalah selalu hatiku, hatimu, juga komitmen yang telah kita bangun.

Minggu, 17 Juni 2018

tujuhbelasjuni

Kamu adalah lelaki yang belum lama kukenal. Sejak mengetahui tentangmu, sempat terpikir tak mungkin kita suatu hari akan bersanding. Jarak kita terlalu jauh. Setelah sekian waktu berlalu, kita bertegur sapa juga. Sejak itu, kita berbagi cerita. Namun tak lantas aku berani berpikir macam-macam tentangmu. Aku dan kamu adalah dua orang asing yang terikat dalam satuan pengabdian. Seperti pada teman-teman lelaki yang lain, aku selalu berusaha untuk menjaga jarak. Sudah cukup bahwa aku pernah berharap, lalu saat sedang bahagia-bahagianya, terpatahkan.
Qodarullah, komunikasi kita tak pernah terputus dan herannya aku bisa mudah terbuka denganmu. Sampai suatu hari kita "berbicara" dan sepakat untuk melangkah bersama. Bukan hal yang mudah ketika kita bersama namun sama-sama tak ingin dalam sebuah ikatan sebelum pernikahan. aku dengan duniaku dan kamu tetap dengan kehidupanmu sendiri.

Kamis, 07 Juni 2018

tujuhjuni

Hai, kamu.
Apa yang istimewa dari bulan juni?
banyak mengata juni menjadi bulan yang romantis.
benarkah?
awal juni menjadi hal yang membuatku semakin berpikir keras tentangmu.
pada panggilan suara terakhir denganmu, aku diajak berkelana dalam pikiranku. 
selanjutnya kamu kembali tak ada kabar. 
hingga waktu berlalu, akhirnya kuputuskan untuk menghubungimu lebih dulu.

Minggu, 21 Januari 2018

DuaSatuJanuari

Inilah waktu yang sudah lama kujanjikan. Bertemu dengan orangtuamu. Entah keberanian darimana, aku bisa melangkah sejauh ini. Aku yakin memang kamulah sosok yang dikirim Tuhan untuk menjadi imamku kelak. Doa yang selalu kupanjatkan untuk kusemogakan. Terima kasih sudah mau antar jemput antarkota. Sejujurnya aku takut kedua orangtuamu meragukanku. tak menerimaku. Namun, Alhamdulillah, semua menyambutku dengan suka cita. Terima kasih sudah diperkenalkan ke keluargamu sebagai wanitamu.

Rabu, 04 Oktober 2017

empat oktober

Tak pernah sekalipun terbesit keinginan untuk mengenalmu lebih jauh. Dulu. Bahkan Saat itu rasanya terlalu jauh jika aku dan kamu bisa saling mendekat.
Sekarang, setelah sekian bulan pasca perkenalan aku mulai dapat mengetahui bagaimana karaktermu. Memang belum sepenuhnya, aku masih belajar untuk memahamimu. 
Banyak sekali hal yang sebenarnya ingin kuutarakan, namun setiap kali saling sapa lagi lagi mulutku kelu, atau justru kalimat lain lah yang terdengar di telingamu. Seperti pagi ini.
Aku tak mempercayai aku meloloskan kalimat itu untukmu dan bisa dibilang air mataku pun turut lolos. 
Bukan aku bermaksud untuk pergi darimu atau memintamu untuk melupakanku. Bukan itu inginku. Aku cuma berharap kamu bisa melangkah apa yang bisa kamu lakukan saat ini dan aku tak menjadi beban atau pikiran untukmu. 
Aku bukan perempuan yang suka menuntut ini itu untuk disegerakan. Aku juga ingin memahamimu. 
Harapan kita mungkin sama, kita ingin melangkah bersama, beriringan. Namun jika saat ini belum memungkinkan, tak apa. Saat ini kita masih memiliki kehidupan masing masing. Aku tak akan menghalangi langkahmu saat ini. Jika memang sudah saatnya nanti, aku yakin semua akan dimudahkan. Kita sama sama berjuang dalam Doa dan langkah.

Senin, 29 Mei 2017

3 ramadhan

Halooooo......
Hari ke tiga puasa saya mau sedikit cerita tentang tarawih di daerah penempatan saya (seram utara timur kobi).
Biasanya kalau di rumah- Jawa Tengah - adzan isya sekitar jam tujuh dan selesai tak sampai satu jam. Nah di sini, ada dua masjid yang terjangkau. Tarawih pertama saya dan kedua teman bersepeda ke Masjid besar. Ketika cari tahu sebelumnya, disitu tarawihnya 11 rakaat. Nah ternyata ketika ikut jamaah disana, nggak ada bilalnya kan jadi bingung. Sambil ngitung daaaan ternyata 23 rakaat ditambah dengan bacaan suratannya yang panjang dan tartil. Sampai di rumah, lihat jam ternyata sudah setengah sepuluh. Pantas saja tadi di rakaat rakaat terakhir mulai ngantuk ngantuk.

Senin, 02 Januari 2017

Trip ke Raja Ampat part 2

Perjalanan liburan Ke Raja Ampat memang seperti mimpi. Dapat menjelajahi lautan luas bumi cenderawasih adalah sebuah keberuntungan. 
Keliling tempat Wisata Di kabupaten Raja Aampat yang diperlukan Adalah sewa Speed Boat untuk transportasi dari satu Tempat ke Tempat Lain karena memang terdiri dari pulau pulau kecil yang berbeda. Untuk menyewa satu hari, kami harus merogoh kocek 8jiti yang nanti dibagi untuk ber 13.  Lama perjalanan Pun Bisa Mencapai satu jam lebih antar pulaunya. 
Dokumentasi berikut adalah sebagian pemandangan indah yang dikunjungi

Inilah Boat yang mengantar kami mengelilingi Raja Ampat

Minggu, 01 Januari 2017

Trip ke Raja Ampat part 1

Bermimpilah Setinggi-tingginya karena kita tak pernah tahu mana impian yang akan Tuhan kabulkan.


Liburan akhir semester gasal ini dapat kesempatan bebas selama dua minggu. Yap, jauh jauh hari sudah menyiapkan rencana trip kesana kemari. Dan keputusan jatuh pada RAJA AMPAT. Allah sungguh luar biasa. Ini bukan tanpa rencana, namun perjalanan yang tak terduga. Bagaimana tidak, awalnya sudah cari kapal dari maluku ke Sorong ternyata udah berangkat, ya sudah akhirnya memilih liburan ke tempat terdekat saja. Namun, subhanallah punya sahabat yang sungguh baik. Mereka masih usaha mencari cari agar semuanya bisa liburan bersama. Dan alhamdulillah mereka dapat tiket pesawat seharga 365.000 dari ambon ke sorong.
Liburan ini, kami ber 13 (10 cewek dan 3 cowok) personel guru kece SM3T Maluku Tengah siap berpetualang!

Selasa, 05 Juli 2016

Mayuh Plesir Maring Selamanik Banjarnegara

Ayo wisata ke Banjarnegara.
Kali ini mau share tentang kebun binatang satu-satunya di Jawa Tengah bagian selatan. Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS) atau yang sering mendapat sebutan lain Selamanik.  Serulingmas sendiri itu singkatan dari seruan eling banyumas. Tempat wisata yang memiliki luar 5,3 ha ini berada sekitar 1 km ke arah barat dari pusat kota Banjarnegara. Sejak pertama kali dibangun tahun 1997, tempat ini sudah mengalami banyak perubahan, terutama penampilan area pintu masuknya.

Minggu, 03 Juli 2016

Sileri, kawah terluas di Dieng






Kawah Sileri merupakan kawah terluas di kawasan Obyek wisata Dieng dengan luas kawah mencapai 4 ha. Lokasi wisata ini tepatnya berada di desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Kawah yang sudah meletus sebanyak lima kali ini tergolong kawah yang berbahaya karena termasuk masih aktif dengan permukaan air yang terus menerus mengeluarkan asap putih dan selalu menunjukan gejala-gejala Vulkanis. Tapi tidak usah khawatir karena pengunjung yang datang dapat menikmati keindahan kawah dan sekitarnya melalui gardu atau gazebo yang telah tersedia, sehingga tidak perlu mendekat ke bibir kawah. 

Jumat, 01 Juli 2016

Wisata Alam yang Indah nan murah, Curug Pitu Banjarnegara tempatnya.




Indah kan pemandangan di atas?
Yap, itu adalah Curug Pitu yang terletak di Desa Kemiri, Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara. Mayuh Plesir maring Banjarnegara, aksesnya mudah kok ke tempat wisata ini. Jalurnya ada di jalan propinsi Banjarnegara - Wonosobo sekitar 8 km dari arah Banjarnegara. aksesnya melewati pertigaan Tekidadi (Balai Desa Sigaluh) ke selatan. Tak perlu takut nyasar karena di selatan jalan ada gapura besar seperti gambar di bawah ini.


Sabtu, 24 Oktober 2015

WIS-UDAH

Terang dalam simfoni keindahan
Kembang senyum hiasi tiap jiwa
Langkah penentuan telah tiba
Namun,
Ini bukanlah lembar penghujung
Hanya satu dari sekian jejak impian
Bahagia tuk setiap pertemuan
Bersujud tuk segala berkah
Terima kasih
Semua

Kamis, 22 Oktober 2015

Kamu (masih) temanku

Hari kemarin kita dipertemukan dalam suatu kepentingan yang sama. Aku tak mungkin pura-pura tak mengenalmu karena nyatanya kita pernah hidup bersama. Jika kau tanya bagaimana suasana hatiku, kan kujawab "aku benci suasana hati seperti ini. Benci dan amarah berlarian". Aku tak membencimu. Aku takkan pernah berhak marah padamu. Di sini tak ada kesalahan. Namun jika memang harus ada yang dipersalahkan, tuduhkan saja pada keadaan. Dia yang mencipta suasana keruh seperti ini.
Dulu kita tak saling kenal, kemudian menjadi akrab. Sekarang doaku adalah semoga hatiku selalu bisa menerimamu tetap sebagai teman. Sekalipun kini kita sudah memandang berbeda satu sama lain. Semoga bahagia selalu dengan apa yang kau jalani sekarang dan seterusnya.