Kamis, 27 Oktober 2011

Antologi #3


ISBN: 978-602-225-116-3
Terbit: Oktober 2011
Tebal: 188 halaman
Harga: Rp. 40.500,00
Penerbit: Leutika Prio
Penulis: Joni Lis Efendi
Arista Devi, “Lukisan Jejak Hidup”
Mifta Resti, "menjadi penulis adalah mimpiku"

Rabu, 19 Oktober 2011

peragaan gaun

hari minggu jalan-jalan ke moll buat ngilangin kejenuhan sekalian cari makan siang berdua sama temen.. daann,,, ternyata lagi ada peragaan busana pengantin... modelnya cantik-cantik dan gaunnya anggun anggun banget...


Rabu, 12 Oktober 2011

Berubah

Hanya karakter semua berubah
Menjulang tinggi hingga menusuk angkasa
Pula terjun ke dalam dasar lembah
Hanya beda rasa
Indah terkata susah
Terang terucap suram
Semua terperangkap dalam bayang semu


26 Agustus 2011

Tangisan Ibu Pertiwi

Bangsaku yang tercinta
Ada apa denganmu kini?
Mengapa kau terpuruk sedih?
Apa kau merasa terdustai?
Ya, kau memang telah tertipu
Terbuai rayuan tikus
Tikus ber-jas bak jutawan
            Aku heran dengan mereka
            Demi segepok uang
            Jutaan umat menderita
Penebangan pohon tak terkendali
Tanah kongsor tak terhindarkan
Bahkan lumpur lapindo pun menjadi saksi
            Siapa yang patut disalahkan?
            Siapa dalang kekacauan ini?
            Adalah oknum tak bertanggung jawab
Mereka para koruptor
Hanya berjalan sendiri
Tanpa tengok kanan kiri
Tak kenal batas kemanusiaan
Tak kenal kata haram
Bangsaku yang tersayang
Andai kubisa bertindak
            Kan kulepas semua bebanmu
            Kan kuubah segalanya
Ingin kubuat kau tersenyum tentram kembali


21 Juni 2011

Sabtu, 08 Oktober 2011

Syarat Naskah yang Bagus


Oleh: Donna Widjajanto (Editor Gramedia Pustaka Utama)

Naskah yang bagus itu seperti apa. Memang cuma sedikit, tapi moga-moga guide ini cukup sahih.

1. Bahasa Indonesia
Mari mulai dari yang bisa diukur: bahasa. Naskah yang baik memakai bahasa yang baik (tidak harus benar). Artinya kalimat-kalimatnya runut dan enak dibaca, “bersih”.
Tentu saja ejaan berperan besar. Dan klmt-klmt itu gk dsngkt-sngkat. Emangnya lagi nulis SMS? Ini kelemahan besar para remaja yang lagi dilanda demam wanna-be-writers. Lame excuse: kan ada editor. Hei, dengar ya, kerjaan editor itu more than just mbenerin ejaan, meskipun mbenerin memang ejaan itu part of our job. Kalau terlalu parah, tentu saja naskah akan ditolak mentah-mentah.