hari minggu jalan-jalan ke moll buat ngilangin kejenuhan sekalian cari makan siang berdua sama temen.. daann,,, ternyata lagi ada peragaan busana pengantin... modelnya cantik-cantik dan gaunnya anggun anggun banget...
Rabu, 19 Oktober 2011
Rabu, 12 Oktober 2011
Berubah
Hanya karakter semua berubah
Menjulang tinggi hingga menusuk angkasa
Pula terjun ke dalam dasar lembah
Hanya beda rasa
Indah terkata susah
Terang terucap suram
Semua terperangkap dalam bayang semu
26 Agustus 2011
Tangisan Ibu Pertiwi
Bangsaku yang tercinta
Ada apa denganmu kini?
Mengapa kau terpuruk sedih?
Apa kau merasa terdustai?
Ya, kau memang telah tertipu
Terbuai rayuan tikus
Tikus ber-jas bak jutawan
Aku heran dengan mereka
Demi segepok uang
Jutaan umat menderita
Penebangan pohon tak terkendali
Tanah kongsor tak terhindarkan
Bahkan lumpur lapindo pun menjadi saksi
Siapa yang patut disalahkan?
Siapa dalang kekacauan ini?
Adalah oknum tak bertanggung jawab
Mereka para koruptor
Hanya berjalan sendiri
Tanpa tengok kanan kiri
Tak kenal batas kemanusiaan
Tak kenal kata haram
Bangsaku yang tersayang
Andai kubisa bertindak
Kan kulepas semua bebanmu
Kan kuubah segalanya
Ingin kubuat kau tersenyum tentram kembali
21 Juni 2011
21 Juni 2011
Sabtu, 08 Oktober 2011
Syarat Naskah yang Bagus
Oleh: Donna Widjajanto (Editor Gramedia Pustaka Utama)
Naskah yang bagus itu seperti apa. Memang cuma sedikit, tapi moga-moga guide ini cukup sahih.
1. Bahasa Indonesia
Mari mulai dari yang bisa diukur: bahasa. Naskah yang baik memakai bahasa yang baik (tidak harus benar). Artinya kalimat-kalimatnya runut dan enak dibaca, “bersih”.
Tentu saja ejaan berperan besar. Dan klmt-klmt itu gk dsngkt-sngkat. Emangnya lagi nulis SMS? Ini kelemahan besar para remaja yang lagi dilanda demam wanna-be-writers. Lame excuse: kan ada editor. Hei, dengar ya, kerjaan editor itu more than just mbenerin ejaan, meskipun mbenerin memang ejaan itu part of our job. Kalau terlalu parah, tentu saja naskah akan ditolak mentah-mentah.
Rabu, 21 September 2011
Semua Orang Bisa Jadi Penulis Hebat
Oleh: Joni Lis Efendi
“Cerita-cerita memiliki kekayaan yang melebihi kenyataannya. Tulisan saya mengetahui lebih banyak daripada saya. Yang harus dilakukan seorang penulis adalah mendengarkan bukunya. Ia akan membawamu ke tempat yang tidak kamu duga.”
Modeleine L’engle
(Penulis novel A Wrinkle in Time)
Siapa saja memiliki peluang sama besarnya dengan J.K. Rowling, Stephen King, John Grisham, Habiburrahman El-Shirazy, Asma Nadia, Budi Dharma, Seno Gumira Ajidarma, Gus TF Sakai, Andrea Hirata, Afifah Afra, dan sebagainya, untuk jadi penulis beken. Nggak butuh rumus nyelimet, teori kusut-masai, harus jadi pengelana bertahun-tahun untuk dapatin segudang pengalaman, kalo cuma pengen menulis sebuah novel hebat atau cerpen yang keren. Karena semuanya sudah ada dalam pikiran kita. Sesuatu yang teramat dekat, bukan?
“Cerita-cerita memiliki kekayaan yang melebihi kenyataannya. Tulisan saya mengetahui lebih banyak daripada saya. Yang harus dilakukan seorang penulis adalah mendengarkan bukunya. Ia akan membawamu ke tempat yang tidak kamu duga.”
Modeleine L’engle
(Penulis novel A Wrinkle in Time)
Siapa saja memiliki peluang sama besarnya dengan J.K. Rowling, Stephen King, John Grisham, Habiburrahman El-Shirazy, Asma Nadia, Budi Dharma, Seno Gumira Ajidarma, Gus TF Sakai, Andrea Hirata, Afifah Afra, dan sebagainya, untuk jadi penulis beken. Nggak butuh rumus nyelimet, teori kusut-masai, harus jadi pengelana bertahun-tahun untuk dapatin segudang pengalaman, kalo cuma pengen menulis sebuah novel hebat atau cerpen yang keren. Karena semuanya sudah ada dalam pikiran kita. Sesuatu yang teramat dekat, bukan?
Langganan:
Postingan (Atom)


