Rabu, 30 Mei 2018

tigapuluhmei

Hai, kamu.
Apa kabar?
Aku rindu.
aku rindu akan suaramu
aku rindu segala celotehanmu
aku rindu petuah petuahmu

sedang apa kamu di sana?
sedang bersama siapa sekarang?
adakah perempuan lain yang bersamamu?
adakah perempuan lain yang lebih membuatmu nyaman?
adakah perempuan lain yang lebih memahamimu?
adakah perempuan lain yang membuatku terabaikan?

Minggu, 06 Mei 2018

limamei

Perjalanan pagi ini terasa berbeda. Bukan karena mentari terlalu cepat bersinar. Bukan pula alasan kau tak disampingku. Pagi ini adalah hari baru yang akan kusongsong dengan penuh ketenangan dan kesabaran. Apakah terlalu muluk muluk? benar. Dua hal itu terlampau tinggi dan berat dilakukan dalam keadaan genting dan tak kondusif. Namun tak ada salahmya untuk berusaha kan? 
Petuah yang kudapat semalam takkan menjadi angin lalu semata. Sudah terlalu banyak yang kusiakan hingga akhirnya terjembab pada kubangan yang sama.
Apapun itu, berusaha menghadapinya dengan setenang mungkin. Menata hati supaya tak ada lagi yang terabaikan. Pula sabar untuk menikmati setiap prosesnya.

Jumat, 04 Mei 2018

Sepotong Harap

Kembali terbang menjauh dari sarang
mengepakkan sayap bersama sang bayu
dipeluk hembusan yang perlahan
hingga badai tiba-tiba menerjang

hati harus kuat
membangun keteguhan
membulatkan segala tekad
menata yang mulai berserak

ini bukan perihal pupus
bukan pula soal patah
hanya mendoa tentang satu hal
menggenapkan segala harap

Pekanbaru, 04052018

Senin, 19 Maret 2018

Antologi ke 12




Judul                                     : Me and My Student
Penulis                                 : Risma Ridha Anissa, Mifta Resti, dkk.
Penerbit                              : Diva Press
Terbit                                    : Maret 2018
Tebal                                     : 152 hlm.
Sungguh, sejak kecil aku bermimpi menjadi seorang guru. Aku percaya kalau semua orang pintar di dunia ini lahir dari tangan para guru. Seorang Albert Einstein mempunyai guru, Leonardo da Vinci punya guru, Kim Ung Yong punya guru, B.J. Habibie pasti punya guru. Karena itulah, cita-citaku adalah guru. 
“Untuk Muridku”—Ramajani SinagaMengajar anak-anak kelas II juga punya tantangan tersendiri. Soalnya, mereka mulai merasa sebagai senior, setelah sebelumnya menjadi anak bawang ketika di kelas I. Anak-anak zaman sekarang memang beda banget. “Bikes!!!”—RinAkizakuraHubungan guru-siswa di ruang kelas tak cuma soal ajar. Lewat interaksi bersama sang guru, si murid tumbuh dan berkembang menjadi dewasa. 
Ada beragam cerita lucu, haru, menjengkelkan menghadapi tingkah siswa yang dikisahkan oleh para guru. Buku ini menghimpun sekelumit kisah-kisah tersebut. 
Alhamdulillah setelah vakum lama, akhirnya satu tulisan masuk antologi lagi. Yuk diorder langsung ke penerbitnya atau cek di toko buku terdekatmu.

Kamis, 01 Maret 2018

satumaret

Selamat datang bulan Maret.
Sungguh, jika mau menelaah setiap inci langkah kita, selalu ada hal baru yang dapat menjadi pembelajaran dan pengingat.
Sudah satu bulan tepatnya memijakkan kaki di tanah Melayu. Dengan suasana yang berbeda, busaya yang tak sama, juga orang-orang yang sebelumnya tak saling kenal.
Satu bulan ini telah mengajariku banyak hal.
Tak setiap tempat memberikan warna yang sama.
Tak setiap orang memberikan pemikiran yang diharapkan
Tak setiap waktu memberikan kesempatan yang diinginkan