Jumat, 02 Januari 2015

Simpan Saja

.

"Usah menghapus segala yang telah terukir, cukuplah simpan kedalam buku kenangan dan jangan membukanya jika hati belum tertata rapi."

-Resti-

Kamis, 01 Januari 2015

Kilas Balik 2014



Beneran 2014 udah berakhir nih? Kok kayaknya masih banyak banget hal yang belum tercapai di tahun ini ya…
Beberapa target Alkhamdulillah bisa terealisasikan, selebihnya semoga di 2015 bisa tercapai. Mau flashback dulu perjalanan sepanjang 2014 ini ah…
Januari
Bulan baru di setiap tahunnya. Bulan istimewa pula karena tepat tanggal 27 aku bertambah usia halah. Januari tahun 2014 adalah hari yang sibuk. Minggu pertama dan kedua ada UAS, kemudian minggu ketiga liburan di rumah, minggu ke empat udah balik lagi ke kos buat ngurus persiapan DIKLATSAR KSR kampus. Yang special di bulan ini mungkin karena banyak keluarga dan sahabat yang mengucapkan ulang tahun serta mendoakannya. 
Februari

Libur kuliah. Minggu pertama disibukkan kegiatan DIKLATSAR KSR dari pagi sampai malem yang sedikit sekali waktu istirahatnya. Dalam kegiatan ini, kekeluargaan amat terasa ketika kami semua dituntut untuk saling memahami dalam bekerjasama dan tak boleh ada kata egois karena ini merupakan puncak kegiatan KSR yang melibatkan seluruh mahasiswa. Benar-benar buat nambah wawasan dan pengalaman. Ah, Ada satu kebahagiaan yang terselip ketika ada seseorang yang tiba-tiba mendekat dan selalu menyemangati. Ketika sudah pulang ke rumah, kami sempat main bareng ke Purbalingga. Ya, hanya teman dekat saja. Kemudian di akhir februari, mbolang dadakan ke candi menggunakan kendaraan umum. Kalau ini judulnya nekat dan tanpa persiapan panjang. Alhamdulillah lancar.

Minggu, 28 Desember 2014

Al Yassin



                “Samudra…!”
                Suara perempuan setengah baya memecahkan keheningan rumah di siang bolong.
                “Iya mama, ada apa?” sahut anak lelaki tak kalah lantang dari dalam rumah.
                “Kau sudah dengar adzan? lekaslah ke masjid.”
                “Iya mama, Sam punya sarung sedang dipakai.”
                Anak lelaki berumur sepuluh tahun itu segera membenahi sarung yang dipakai kemudian bergegas menuju masjid yang hanya berjarak 20 meter dari rumah.
                Sambil bersenandung riang, Sam melangkahkan kakinya menuju rumah ibadah satu-satunya di kampungnya. Mendadak langkahnya terhenti tepat di depan gerbang masjid, kemudian menoleh kearah kanan dan membaca tulisan yang ada di papan.
                “Masjid Al Yassin, Kampung Patimburak, Distrik Kokas.”
                “Sedang apa kau Sam?” seorang bapak tiba-tiba menepuk bahu Samudra.

Kamis, 25 Desember 2014

Obrolan santai

Obrolan santai pagi ini yang di sponsori Teh Sariwangi dan kue coklat kurma buatan sendiri.
Kakak : Ehm, hayo lagi ngapain dari tadi liat hape sambil senyum sendiri. Lagi smsan sama cowok ya?
Aku     : hehehe, enggak kok. Sok tau :p
Kakak : Terus apa? bahagia bagi-bagi dong.
Aku     : Seneng aja, Kemarin Dion dan Dian aniversary ketiga, hari ini dua sahabatku, Adi dan Ani aniversary kedua. Terus dapat kabar kalau Tia sama Tio akhirnya jadian. Aku yang dari awal tahu proses hubungan mereka semua, beneran ikut bahagia. Berasa lagi nonton FTV.
Kakak : He? Terus kamu cuma mau jadi penonton? nggak pengen bahagia seperti mereka?
Aku     : Uhm....... Pengen, tapi takut.
Kakak : Kenapa?
Aku     : Takut jatuh cinta. Takut Kecewa. Takut patah hati.
Kakak : Normalnya suatu hubungan, pasti akan ada lemon tea-nya. Jangan putus asa dengan masa lalumu.

Rabu, 24 Desember 2014

Siap

.

"Siap untuk jatuh cinta, artinya siap pula untuk merasakan luka."

-seseorang-

.