Senin, 12 Februari 2018

RPP Kelas 1 Kurikulum 2013 revisi 2017



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)


Sekolah                      :  SD Negeri Pekanbaru
Kelas /Semester         :  I/1 (satu)
Tema 1 /Subtema 2   :  1. Diriku/ Tubuhku
Pembelajaran            :  1
Alokasi Waktu          :  5 X 35 menit (1 x Pertemuan)

A.  Kompetensi Inti (KI)
1.    Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2.    Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru.
3.    Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar, melihat, membaca dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4.    Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Minggu, 21 Januari 2018

DuaSatuJanuari

Inilah waktu yang sudah lama kujanjikan. Bertemu dengan orangtuamu. Entah keberanian darimana, aku bisa melangkah sejauh ini. Aku yakin memang kamulah sosok yang dikirim Tuhan untuk menjadi imamku kelak. Doa yang selalu kupanjatkan untuk kusemogakan. Terima kasih sudah mau antar jemput antarkota. Sejujurnya aku takut kedua orangtuamu meragukanku. tak menerimaku. Namun, Alhamdulillah, semua menyambutku dengan suka cita. Terima kasih sudah diperkenalkan ke keluargamu sebagai wanitamu.

Rabu, 06 Desember 2017

Enam Desember

Hai, apa kabarmu di sana?
sudah Lebih dari seminggu tak mendengar cerita ceritamu. Ehm, aku berlebihan ya?seminggu mungkin bagimu masih waktu yang sedikit dibanding dengan segala kesibukanmu. Atau, kau tak sedang menungguku untuk menghubungimu lebih dulu kan? Kuharap kau memang sedang sibuk.
Terkadang jemari ini begitu gelisah ingin menekan tombol panggilan pada nomormu, namun lagi lagi kuurungkan niatku. Selain karena takut mengganggumu, aku juga sadar bahwa kita memang belum diperbolehkan untuk bebas berkomunikasi sepanjang waktu. Aku paham, aku mengerti. Bahkan kamu juga kerap kali mengingatkanku jika aku hampir melampaui batas. 

Rabu, 04 Oktober 2017

empat oktober

Tak pernah sekalipun terbesit keinginan untuk mengenalmu lebih jauh. Dulu. Bahkan Saat itu rasanya terlalu jauh jika aku dan kamu bisa saling mendekat.
Sekarang, setelah sekian bulan pasca perkenalan aku mulai dapat mengetahui bagaimana karaktermu. Memang belum sepenuhnya, aku masih belajar untuk memahamimu. 
Banyak sekali hal yang sebenarnya ingin kuutarakan, namun setiap kali saling sapa lagi lagi mulutku kelu, atau justru kalimat lain lah yang terdengar di telingamu. Seperti pagi ini.
Aku tak mempercayai aku meloloskan kalimat itu untukmu dan bisa dibilang air mataku pun turut lolos. 
Bukan aku bermaksud untuk pergi darimu atau memintamu untuk melupakanku. Bukan itu inginku. Aku cuma berharap kamu bisa melangkah apa yang bisa kamu lakukan saat ini dan aku tak menjadi beban atau pikiran untukmu. 
Aku bukan perempuan yang suka menuntut ini itu untuk disegerakan. Aku juga ingin memahamimu. 
Harapan kita mungkin sama, kita ingin melangkah bersama, beriringan. Namun jika saat ini belum memungkinkan, tak apa. Saat ini kita masih memiliki kehidupan masing masing. Aku tak akan menghalangi langkahmu saat ini. Jika memang sudah saatnya nanti, aku yakin semua akan dimudahkan. Kita sama sama berjuang dalam Doa dan langkah.