Kamis, 21 November 2013

Dengarkan aku!

Kamu manis dalam banyak hal. Dengan begitu, ga heran banyak orang yang jatuh cinta sama kamu, termasuk... Aku. 

akhir-akhir ini mata dan pikiranku mulai nggak beres nih, biasanya, sebelum-sebelumnya, aku bersikap biasa aja ke semua teman-teman lelakiku.

Dan ini sepertinya aku mulai berpikir aneh. satu dua teman lelaki kuperhatikan dengan intensitas yang lebih dari biasanya. Pakaiannya, senyumannya, cara bicaranya, cara melindunginya. Salahkah? dua orang dengan beda karakter, beda sifat, beda cara mengungkapkan keakrabannya. dan dua-duanya mendadak sering terlintas dalam benakku.

Tuhan, jauhkan pikiran nggak baik ini. Mereka teman-temanku. Selamanya akan tetap menyadi teman dan sosok kakak yang baik untukku. Tidak lebih.

Selasa, 05 November 2013

Persamaan & Perbedaan Pendekatan Keterampilan Proses dan Scientific


Persamaan :
Keduanya dapat mendorong dan menginspirasi siswa agar mampu memahami, menerapkan, dan mengembangkan pola berpikir yang rasional dan objektif dalam merespon materi pembelajaran.


Perbedaan :

Melalui PKP siswa belajar mengamati, mengklasifikasi, mengkomunikasikan, mengukur, memprediksi, bereksperimen, menemukan, dan menyimpulkan.


Melalui pendekatan scientific siswa belajar mengamati, menanya, menalar, mencoba, membentuk jejaring untuk semua mata pelajaran.
*perlu banyak analisis untuk cari lebih detail

Manfaat Pendekatan Keterampilan Proses

Terdapat beberapa manfaat yang dapat dicapai dengan menerapkan PKP dalam
pembelajaran di SD-MI (Funk, 1985; dari Moedjiono dan Moh. Dimyati, 1992/1993:
14)  sebagai berikut:
1.  Dengan  penerapan  PKP  dalam  pembelajaran,  murid  akan  memperoleh pengertian yang tepat tentang hakekat ilmu pengetahuan;
2.  Dengan  penerapan  PKP  dalam  pembelajaran  berarti  murid  bekerja  dengan ilmu  pengetahuan,  tidak  sekadar  memperoleh  informasi  tentang  ilmu pengetahuan itu.
3.   Dengan  penerapan  PKP  dalam  pembelajaran,  murid  secara  serentak  belajar tentang proses dan produk ilmu pengetahuan.

Senin, 28 Oktober 2013

Antologi #9


Akhirnya kesampaian juga ngasih hadiah buat mama :D



Judul : Mama, Gelar Pahlawan Sepanjang Masa
Kategori : Faksi (Antologi) / Antologi Puisi dan Fiksi Mini
Terbit : Agustus 2013
Penulis :
Tubagus Rangga Efarasti, Mifta Resti, dkk
Tebal : --xv + --178 halaman
Ukuran : 14cm x 20cm




Semangat Sumpah Pemuda


Seperti sama-sama kita ketahui, hari ini kita akan memperingati Hari Sumpah Pemuda, yaitu tanggal 28 Oktober. Mengingat pengalaman selama Orde Barunya Suharto (dan Habibi juga, tentu saja!) maka patutlah kiranya kita mengharapkan bahwa Hari Sumpah Pemuda kali ini akan diperingati secara lain, berbeda dengan yang dilakukan selama tiga dasawarsa yang lalu. Apalagi, atau lebih-lebih lagi, ketika dewasa ini negara dan bangsa kita sedang dilanda oleh berbagai kerusuhan, oleh rasa permusuhan antar berbagai komponen bangsa, oleh kegiatan-kegiatan terbuka atau tersembunyi kekuatan gelap Orde Baru, oleh kerusakan moral di kalangan “elite” , dan oleh segala macam penyakit-penyakit berat lainnya warisan rezim militer Suharto dkk.
Pemuda dalam siklus hidup seorang manusia merupakan sebuah masa dimana seseorang mengeksplorasi dirinya. Semangat yang menggebu-gebu dan tekad yang membara identik dengan seorang pemuda.