Jumat, 02 Agustus 2019

Dua Agustus

Bulan yang ditunggu telah tiba. Bulan yang akna menjadi saksi atas segala penantian, kebimbangan, dan upaya memantapkan hati.
Kamu, lelaki yang sudah berjuang untukku, tak ada satu kalimat yang tepat untuk menggambarkan bagaimana bahagianya aku bisa memperoleh calon imam sepertimu. Jika mencari yang sempurna, sampai kapanpun pasti akan selalu melihat yang lebih dan lebih. Namun saat mengenalmu, aku yakin kamu akan berusaha menjadi sosok imam seperti yang didambakan oleh setiap wanita.
Hari itu hampir tiba. Siap tidak siap, harus berusaha untuk memperbaiki diri. Menyiapkan hati untuk bisa lebih tunduk kepada seorang lelaki (imam).
Bagaimanapun, awalnya pasti tidaklah mudah untuk menerima orang asing untuk berbagi ranjang, berbagi hidup untuk sepanjang usia. Namun sebuah pernikahan adalah pembelajaran sepanjang hayat. Kelak, teeuslah bergandeng tangan, melangkah bersama, membangun rumah tangga yang diberkahi, dan bersama hingga Surga nanti. Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar