Kamis, 22 Maret 2012

MAMPU TERTAWA DALAM KEMARAHAN

Sahabatku yang harus menang menghadapi tantangan kehidupan, katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …

Tuhanku Yang Maha Melapangkan,

Sesungguhnya aku jiwa yang sedang belajar menjadi terhormat, dan itulah sebabnya aku bersedih hati jika orang lain tak memperlakukanku dengan baik.

Sesungguhnya aku jiwa yang berhak bagi kebesaran hidup, dan itu jugalah yang membuatku marah jika aku merasa orang lain merendahkanku dan berlaku seperti menghalangi keberhasilanku.

Tapi, tidak ada apa atau siapa pun yang mampu menghalangi - jika Engkau berkenan untuk memuliakanku.


KehendakMu tak dapat ditolak atau ditunda oleh siapa pun.

Maka seharusnya, aku tak merasa sedikit pun terusik oleh keburukan hati dan tutur orang lain yang berusaha mengecilkan hatiku.

Aku pemilik hatiku. Tak akan kuijinkan siapa pun melukainya.

Aku penentu nasibku sendiri. Maka apa pun kata dan perilaku orang lain, tidak boleh menurunkan kesungguhanku untuk menjadi pribadi yang damai dan mandiri.

Tuhan menciptakanku untuk bergembira dalam kehidupan yang penuh nikmat ini.

Kemarahan adalah hal yang wajar kurasakan sebagai manusia. Tapi, siapa yang mengatakan bahwa aku tak boleh tertawa dalam kemarahanku?

Hari ini, Tuhanku Yang Maha Perkasa, anggunkanlah hati ini agar aku menjadi pribadi yang mampu tertawa dalam kemarahanku.

Karena,

Aku jiwa baik kecintaan Tuhan yang sudah mampu menertawai masalah di masa laluku, dan aku akan tumbuh menjadi jiwa yang lebih kuat, yang akan mampu untuk tertawa dalam masalah-masalah yang lebih besar lagi di masa depan.

Tuhan, jadikanlah aku pribadi yang kuat, yang gagah, yang anggun hidupnya, dan yang Kau bahagiakan dalam keluarga yang penuh cinta dan sejahtera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar