Jumat, 07 Juni 2013

Mengapa PGSD?

Mengapa kuliah di PGSD?
pertanyaan ini sudah terlontar sejak aku memilih program studi pada formulir SNMPTN jalur undangan tahun 2011.
Pendidikan Guru Sekolah Dasar menjadi pilihan pertamaku dan alhamdulillah setelah berdoa siang malam akhirnya pintaku terkabul *lebay deh.... Saat pendaftaran aku ingat betul nilaiku dibawah teman-teman sekolahku, bahkan harapannya sangat sedikit untuk bisa lolos seleksi tersebut. Dan Allah memang selalu punya cara untuk mencintai umatNya. Sampai kapan pun mungkin aku akan menyebutnya sebagai keajaiban. hehe

Dua tahun jadi mahasiswa baru ini nih ngumpulin alasan-alasan kenapa aku mau jadi guru SD. 
Pertama, PGSD adalah saran dari orang tua. Kata orang sih buah nggak akan jatuh jauh dari pohonnya, nah ibuku itu guru jadi mungkin udah takdir kali yah anaknya jadi guru juga hehehe :p
Kedua, Aku suka nak kecil. Anak SD kan masih polos dan lucu-lucu. Kenakalan mereka juga pastinya masih seputar dunia kecilnya, artinya masih bisa untuk dibentuk dan diarahkan menjadi lebih baik.

Ketiga, menjadi guru SD setidaknya akan memiliki penghasilan tetap dan berkemungkinan untuk menjadi PNS. Nggak munafik juga kalau hampir semua orang mengincar PNS untuk menjadi profesinya karena pendapatannya yang lumayan untuk mencukupi kebutuhan. (iya kan?)


Keempat, peluang kerja jadi guru SD lebih banyak dibanding pekerjaan di bidang pendidikan lainnya. Keputusan ambil program studi di Perguruan tinggi tentunya mempertimbangkan bagaimana masa depan kita nantinya jadi harus dipikir matang-matang biar nggak sia-sia, nah jadi guru kan SD peluangnya cukup luas :o

Kelima, kalau mau jujur sih sejak SMA cita-citaku cuma pengen jadi penulis dan pengen punya banyak novel karya sendiri (aneh ya?). itu pemikiran ababilku. hehehe... Tapi setelah dipikir panjang, jadi penulis itu bisa buat sampingan, untuk pengisi waktu luang biar nggak terbuang sia-sia. (seriuss?) hehe...

Jadilah sekarang aku calon guru SD. Semakin hari aku juga semakin banyak berfikir kalau menjadi guru SD itu nggak sekedar profesi, tetapi juga untuk beribadah Beribadah dalam berbagai ilmu, beribadah merawat anak orang lain walaupun setiap harinya hanya beberapa jam, juga banyak nilai berharga lainnya. 
Nggak kebayang gimana bahagianya ketika anak-anak manis nan polos itu akan memanggilku "Bu Guru". Lalu nyium tanganku tiap kali berangkat dan pulang sekolah. Pasti akan mendapat tempat tersendiri di hati mereka, setidaknya Guru adalah orang tua selama di sekolah.

Jadi nyesel dulu sering bandel kalau ditegur guru. Padahal dari beliau para guru SD lah yang sudah mengajari berbagai hal. mulai membaca huruf hingga membaca keindahan alam semesta. Begitu banyak jasa yang telah mereka korbankan demi mencerdaskan kami, para generasi yang (semoga) bisa memperbaiki carut-marutnya negeri tercinta ini. amiin...

Guruku tersayang
Guru tercinta
tanpamu apa jadinya aku
tak bisa baca tulis
mengerti banyak hal
guruku terima kasihku


*curhatnya kok jadi ngalor-ngidul ya? awalnya ngomongin masuk PGSD, akhirnya malah nostalgia sama guru SD nggak papa deh, lapak sendiri juga :D

#terima kasih yang udah mau baca tulisan nggak jelas ini semoga dapat hikmahnya ya (?)

4 komentar:

  1. Semangat buat SaudariQ dalm menuntut ilmu dan insyAllah tak ada halangan dalam menyebarkan ilmunya.

    Guru begitu mulianya, setiap nafas yang keluar selalu mendapat pahala dan kemuliaan.

    Semoga kemuliaan selalu menyertai SaudariQ ini dan kesabaran semoga selalu ada pada diri SaudariQ ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiin, terima kasih doanya :)

      semoga ilmu yang nantinya akan dibagikan bisa bermanfaat.

      Hapus
  2. Saya juga prodi PGSD

    BalasHapus
  3. Makasih banyak kak masukannya, sangat berarti.

    BalasHapus